The Executive: Brand Lokal yang Sering Dikira Merk Internasional


Sumber: grand-indonesia.com

Banyak yang tidak tahu bahwa sebenarnya The Executive yang sering kamu temui di beberapa mall di Indonesia adalah karya anak bangsa, lho! Singkat cerita, The Executive mulanya diproduksi oleh PT Delami Garment Industries atau dikenal dengan Delamibrands.

Didirikan pada tahun 1979 oleh Johanes Farial, Delamibrands berawal dari produksi celana panjang untuk pria dengan merk Wood dan John Far. Produk-produk yang dihasilkan meliputi retail barang garment seperti pakaian jadi seperti baju, celana, jaket, dan lain lain. Pada saat itu Delami hanya memiliki 15 unit mesin jahit dengan 30 orang karyawan.

Kemudian pada tahun 1984, The Executive yang saat itu bernama Executive 99 mulai dirintis. Pada tahun 2000, brand resmi berganti nama menjadi The Executive seiring dengan bergantinya pemilik perusahaan.

Pada tahun 2006 karena pada saat itu trend di pasar domestik berkembang factory outlet sehingga Delami membuka factory outlet pertama yang berlokasi di Bandung factory outlet tersebut diberi nama “Paberik Badjoe”.

The Executive pun pemimpin pasar untuk kategori celana pria, selain itu menurut survei Indonesia Original Brand (IOB) tahun 2014, The Executive menjadi brand favorit para eksekutif pria di Indonesia.

Permintaan pasar terhadap The Executive semakin meningkat, brand ini akhirnya merilis beberapa koleksi baru untuk menunjang konsumen seperti blazer dan baju rajut.

Kini, setelah puluhan tahun berdiri, The Executive tak hanya tersebar di kota-kota besar seperti Jakarta dan Pulau Jawa. Namun, produk ini juga ada di Ambon, Bali, Balikpapan, Pontianak, Banjarmasin, Batam, Palembang, Medan, dan Samarinda.

The Executive juga melakukan ekspansi bisnis dengan menjual koleksinya ke Malaysia, Singapura, Tiongkok, Asia Utara, India, Sri Lanka, Timur Tengah, hingga Australia.

Komentar

Postingan Populer